PINRANG — Pemerintah Kabupaten Pinrang menyatakan dukungannya terhadap penguatan pendidikan karakter melalui implementasi pendidikan antikorupsi di lingkungan pendidikan sebagai langkah membangun generasi yang berintegritas dan bertanggung jawab sejak usia dini.
Dukungan tersebut ditunjukkan dengan keikutsertaan Wakil Bupati Pinrang, Sudirman Bungi, S.IP., M.Si., dalam peluncuran panduan dan bahan ajar pendidikan antikorupsi yang dilaksanakan secara virtual oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia bersama Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah serta Kementerian Dalam Negeri.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya nasional dalam memperkuat langkah preventif pemberantasan korupsi melalui sektor pendidikan dengan menanamkan nilai-nilai kejujuran, tanggung jawab, disiplin, dan integritas kepada peserta didik.
Dalam sambutannya, Ketua KPK Republik Indonesia, Setyo Budiyanto, menegaskan bahwa pemberantasan korupsi memerlukan pendekatan yang menyeluruh, tidak hanya melalui penegakan hukum, tetapi juga melalui pembentukan budaya antikorupsi sejak dini.
Menurutnya, pendidikan memiliki peran strategis dalam membangun karakter generasi muda agar tumbuh menjadi pribadi yang jujur dan memiliki integritas kuat.
Sementara itu, Wakil Menteri Dalam Negeri, Akhmad Wiyagus, menilai peluncuran panduan pendidikan antikorupsi tersebut sebagai langkah penting dalam memperkuat pembangunan karakter bangsa yang sejalan dengan arah pembangunan nasional.
Hal senada juga disampaikan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, yang menegaskan bahwa pendidikan tidak hanya bertujuan mencerdaskan kehidupan bangsa, tetapi juga membentuk karakter dan moral generasi penerus.
Usai mengikuti kegiatan tersebut, Wakil Bupati Pinrang, Sudirman Bungi, menyampaikan apresiasinya terhadap sinergi lintas kementerian dan lembaga dalam menghadirkan panduan pendidikan antikorupsi bagi dunia pendidikan.
Menurutnya, penguatan pendidikan karakter menjadi salah satu langkah penting dalam menciptakan generasi yang memiliki kesadaran moral dan tanggung jawab sosial yang tinggi.
“Pendidikan antikorupsi menjadi bagian penting dalam membentuk karakter generasi muda agar tumbuh dengan nilai kejujuran, disiplin, dan integritas sejak dini,” ungkapnya.
Dirinya juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Pinrang dalam mendukung implementasi pendidikan karakter di lingkungan pendidikan agar mampu memberikan dampak positif terhadap pembentukan sumber daya manusia yang berkualitas.
Melalui program ini, Pemerintah Kabupaten Pinrang berharap lahir generasi muda yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki karakter kuat dan mampu menjadi bagian dari pembangunan bangsa yang bersih, berintegritas, dan bertanggung jawab.
