Hadapi Kemarau, Pemkab Pinrang Padukan Ikhtiar Teknis dan Spiritual Melalui Salat Istisqa

PINRANG – Pemerintah Kabupaten Pinrang terus memperkuat ikhtiar dalam menghadapi musim kemarau yang berlangsung cukup panjang dan berdampak terhadap ketersediaan air di sejumlah wilayah.

Selain mengoptimalkan berbagai langkah teknis, Pemerintah Kabupaten Pinrang juga mengajak masyarakat memperkuat ikhtiar spiritual melalui pelaksanaan Salat Istisqa sebagai bentuk doa bersama untuk memohon turunnya hujan yang membawa rahmat dan keberkahan, Senin (27/7).

Salat Istisqa tersebut dilaksanakan di Halaman Kantor Bupati Pinrang dan diikuti unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemerintah Kabupaten Pinrang, tokoh agama, masyarakat, serta berbagai elemen lainnya.

Bupati Pinrang H.A. Irwan Hamid, S.Sos., dalam sambutannya mengatakan, kemarau yang berlangsung cukup panjang telah memberikan dampak terhadap kehidupan masyarakat di hampir seluruh kecamatan, terutama dalam hal ketersediaan air dan kondisi jaringan irigasi yang menjadi salah satu penopang utama sektor pertanian.

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Pinrang bersama perangkat daerah dan pemangku kepentingan terkait terus melakukan berbagai langkah sesuai kewenangan yang dimiliki untuk mengurangi dampak kekeringan.

Namun, upaya tersebut juga perlu diiringi dengan doa dan penguatan nilai-nilai keagamaan sebagai bagian dari ikhtiar bersama.

“Kita telah melakukan berbagai upaya teknis sesuai kewenangan yang kita miliki. Namun sebagai umat yang beriman, kita juga wajib melengkapi ikhtiar tersebut dengan doa, memohon kepada Allah SWT agar menurunkan hujan yang membawa rahmat, memberikan manfaat bagi masyarakat, pertanian, dan seluruh kehidupan di Kabupaten Pinrang,” ungkap Bupati Irwan.

Ia menjelaskan, pelaksanaan Salat Istisqa tidak hanya dimaknai sebagai permohonan agar hujan segera turun, tetapi juga menjadi momentum bagi masyarakat untuk melakukan introspeksi diri, meningkatkan ketakwaan, serta memperkuat kebersamaan dalam menghadapi kondisi yang terjadi.

Bupati Irwan juga mengajak masyarakat untuk memperbanyak doa dan ibadah serta meningkatkan kepedulian terhadap sesama. Ia juga mendorong masyarakat yang memungkinkan untuk melaksanakan Salat Istisqa di wilayah masing-masing sebagai bentuk ikhtiar bersama.

Berharap Hujan Pulihkan Aktivitas Masyarakat

Bupati Irwan menyampaikan, turunnya hujan dengan kondisi yang cukup akan memberikan manfaat luas bagi masyarakat. Ketersediaan air tidak hanya dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, tetapi juga sangat penting dalam menjaga keberlanjutan sektor pertanian.

Menurutnya, terpenuhinya kebutuhan air diharapkan dapat membantu menjaga produktivitas lahan, mendukung aktivitas petani, memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat, serta mengurangi risiko kerugian akibat kemarau berkepanjangan.

“Kita berharap Allah SWT mengabulkan doa-doa kita dan menurunkan hujan yang membawa keberkahan, bukan hanya untuk mengakhiri kemarau, tetapi juga memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat Kabupaten Pinrang,” tutupnya.

Pelaksanaan Salat Istisqa tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Pinrang Sudirman Bungi, S.IP., M.Si., Sekretaris Daerah Kabupaten Pinrang A. Calo Kerrang, unsur Forkopimda, para Staf Ahli Bupati, Asisten, kepala OPD, ASN lingkup Pemerintah Kabupaten Pinrang, tokoh agama, serta masyarakat.

Kebersamaan berbagai unsur dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari ikhtiar Pemerintah Kabupaten Pinrang bersama masyarakat dalam menghadapi dampak musim kemarau, seraya tetap melanjutkan langkah-langkah teknis untuk menjaga kebutuhan dasar dan aktivitas masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *