PINRANG – Pembangunan infrastruktur dasar menjadi salah satu hasil nyata pelaksanaan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 di Kabupaten Pinrang. Kehadiran program ini diharapkan mampu memperkuat akses masyarakat sekaligus mendukung berbagai aktivitas warga di Desa Tanra Tuo, Kecamatan Cempa.
Program yang melibatkan TNI, Pemerintah Kabupaten Pinrang, Polri dan masyarakat tersebut resmi ditutup di Desa Tanra Tuo, Kamis (13/8). Penutupan dilakukan langsung oleh Kepala Staf Komando Daerah Militer XIV/Hasanuddin Brigjen TNI Ayi Lesmana.
Selama pelaksanaannya, TMMD tidak hanya diarahkan pada pembangunan sarana fisik, tetapi juga menyentuh aspek pemberdayaan masyarakat melalui berbagai kegiatan penyuluhan dan sosialisasi yang melibatkan masyarakat serta pelajar.
Dari sisi infrastruktur, sejumlah pekerjaan berhasil direalisasikan, antara lain pembangunan jalan sepanjang 1.568 meter dengan lebar 5 meter, talud jalan sepanjang 3.136 meter, satu unit duiker, empat unit gorong-gorong serta sumur bor di lima titik.
Berbagai pembangunan tersebut diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Jalan yang dibangun dapat memperlancar mobilitas warga dan membuka akses antarkawasan, sementara infrastruktur pendukung lainnya turut memperkuat konektivitas di wilayah Desa Tanra Tuo.
Pembangunan sumur bor di lima titik juga menjadi bagian penting dalam mendukung pemenuhan kebutuhan air masyarakat, khususnya pada kondisi kemarau.
Selain infrastruktur dasar, pelaksanaan TMMD ke-129 turut menyentuh aspek peningkatan kualitas hunian masyarakat melalui renovasi lima unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).
Renovasi tersebut diharapkan dapat memberikan tempat tinggal yang lebih layak, aman dan nyaman bagi masyarakat penerima manfaat.
Bupati Pinrang H. A. Irwan Hamid, S.Sos., yang hadir pada kegiatan penutupan menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan TMMD yang menurutnya memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Bupati Irwan menilai kolaborasi lintas sektor melalui TMMD menjadi salah satu bentuk gotong royong dalam menjawab kebutuhan pembangunan masyarakat. Terlebih, pemerintah daerah saat ini menghadapi keterbatasan anggaran sebagai dampak dari kebijakan efisiensi.
“Program seperti ini sangat bermanfaat karena hasilnya langsung dirasakan masyarakat. Infrastruktur yang dibangun akan membantu aktivitas warga, sementara kegiatan lainnya juga memberikan pengetahuan dan pembinaan yang bermanfaat bagi masyarakat,” ungkap Bupati Irwan.
Menurutnya, sinergi antara TNI, pemerintah daerah, Polri dan masyarakat dapat menjadi kekuatan dalam mempercepat pelaksanaan pembangunan, khususnya pada wilayah yang masih membutuhkan penguatan infrastruktur dan pemberdayaan.
Bupati Irwan berharap program TMMD dapat kembali dilaksanakan di Kabupaten Pinrang pada masa mendatang dengan sasaran yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat.
Ia juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan memanfaatkan berbagai hasil pembangunan yang telah diwujudkan melalui program tersebut agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
Sementara itu, kegiatan penyuluhan dan sosialisasi yang menjadi bagian dari TMMD diharapkan turut memberikan penguatan pengetahuan kepada masyarakat dan pelajar. Dengan demikian, hasil pelaksanaan TMMD tidak hanya terlihat melalui pembangunan fisik, tetapi juga melalui peningkatan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam pembangunan.
Penutupan TMMD ke-129 turut dihadiri Wakil Bupati Pinrang Sudirman Bungi, S.IP., M.Si., unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah Kabupaten Pinrang A. Calo Kerrang, jajaran Kodim 1404/Pinrang, Pemerintah Kecamatan Cempa, Pemerintah Desa Tanra Tuo serta unsur terkait lainnya.
Pemerintah Kabupaten Pinrang berharap sinergi yang telah terbangun melalui TMMD dapat terus dipelihara dan dikembangkan sebagai bagian dari upaya mempercepat pemerataan pembangunan serta menghadirkan pelayanan dan infrastruktur yang semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat.
