Sidrap – Direktur Bela Negara Direktorat Jenderal Potensi Pertahanan Kementerian Pertahanan Republik Indonesia, Brigjen TNI G. Eko Sunarto, memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidrap atas dukungan mereka dalam upaya pembinaan kesadaran bela negara. Ucapan terima kasih tersebut disampaikan pada kegiatan Sosialisasi dan Diseminasi Pembinaan Kesadaran Bela Negara tingkat Kabupaten Sidrap yang berlangsung di Ballroom Al-Goni Hotel Grand Sindny, Selasa (10/9/2024).
Kegiatan ini diikuti oleh berbagai organisasi dan elemen masyarakat di Kabupaten Sidrap. “Kami, atas nama Kementerian Pertahanan Republik Indonesia, menyampaikan rasa hormat dan terima kasih kepada Bupati Sidrap beserta jajarannya atas dukungan dan kerja sama dalam pelaksanaan sosialisasi ini,” ujar Eko Sunarto.
Brigjen Eko juga menekankan bahwa bela negara bukan hanya tanggung jawab Kementerian Pertahanan dan TNI, tetapi merupakan kewajiban seluruh komponen bangsa, termasuk pemerintah daerah dan seluruh lapisan masyarakat. “Dalam Pasal 27 ayat 3 UUD 1945, setiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam upaya pembelaan negara,” jelasnya.
Ia juga menambahkan bahwa sosialisasi ini bertujuan untuk membangun sikap mental dan karakter bangsa, serta menanamkan rasa cinta tanah air, kesadaran berbangsa, dan kesetiaan kepada Pancasila sebagai ideologi negara. “Nilai-nilai dasar bela negara diharapkan menjadi landasan sikap dan perilaku dalam kehidupan sehari-hari, sesuai bidang dan profesi masing-masing,” tambahnya.
Penjabat Bupati Sidrap, H. Basra, yang turut hadir, menyampaikan bahwa Kabupaten Sidrap memiliki potensi besar baik dalam sumber daya alam maupun manusia. Oleh karena itu, diperlukan kesadaran bela negara yang tinggi dari seluruh lapisan masyarakat. “Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan dapat menumbuhkan semangat nasionalisme dan cinta tanah air di masyarakat Kabupaten Sidrap,” kata Basra.
H. Basra juga berharap bahwa masyarakat Sidrap semakin memahami pentingnya bela negara dan aktif berperan dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Acara ini juga dihadiri oleh beberapa pejabat penting lainnya, termasuk Kasubdit Lingkun Dit. Bela Negara Ditjen Pothan Kemhan, Amiruddin Laupe; Analis Pertanahan Negara Ahli Madya Dit. Bela Negara Ditjen Pothan Kemhan, R. Totok Yuswiyanto; Dandim 1420 Sidrap, Letkol Inf Awaloeddin; serta sejumlah undangan lainnya.
