Sidrap – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Sidrap mengadakan bimbingan pengaktifan mobile banking dan penggunaan QRIS (Quick Response Indonesia Standard) untuk para Aparatur Sipil Negara (ASN) di Sidrap. Kegiatan ini merupakan bagian dari program ASN Digital yang tengah digalakkan oleh Bapenda Sidrap, dengan tujuan meningkatkan literasi digital dan keamanan transaksi nontunai.
Sosialisasi yang telah memasuki hari kelima ini menyasar beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Sidrap, termasuk jajaran Dinas Lingkungan Hidup, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Kearsipan, Badan Keuangan Aset Daerah (BKAD), serta Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar).
Kasubid Sistem Informasi Bapenda Sidrap, Purnama Indah Bestari, menekankan pentingnya kewaspadaan dalam bertransaksi menggunakan QRIS. Menurutnya, meskipun standar keamanan QRIS sudah tinggi, masyarakat tetap perlu berhati-hati. “Pastikan kode QR berasal dari sumber yang terpercaya, dan periksa tampilan fisik kode sebelum melakukan scan,” jelas Purnama saat menjadi narasumber di Kantor BKAD.
Purnama juga mengingatkan untuk selalu memeriksa detail penerima sebelum mengonfirmasi pembayaran. “Lihat penerimanya, apakah sudah tepat. Kalau iya, baru transaksi bisa dilanjutkan,” lanjutnya.
Sementara itu, Kabid Perencanaan, Pengembangan, dan Pengelolaan Sistem Informasi Pendapatan Daerah, Nurhidayah Ibhas, menambahkan bahwa sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman ASN tentang keamanan transaksi nontunai. “Sosialisasi ini diharapkan dapat memudahkan ASN dalam menggunakan layanan mobile banking Bank Sulselbar dan meningkatkan kesadaran tentang pentingnya transaksi nontunai yang aman,” ujarnya.
Dalam kegiatan ini, peserta juga diberi kesempatan untuk melakukan uji coba transaksi menggunakan QRIS. Langkah tersebut diharapkan dapat mendorong penerapan elektronifikasi transaksi di berbagai instansi di Kabupaten Sidrap serta memperkuat pemanfaatan sistem digital di lingkungan pemerintahan.
Tambahan informasi , Bapenda Sidrap berharap ASN dapat semakin cermat dan bijak dalam menggunakan QRIS, demi mendukung upaya pengembangan ekosistem digital yang amandan nyaman.
