Buntut Pernyataan RMS, LSM dan Mahasiswa Serukan Jangan Pilih Usungannya di Pilkada

PINRANG – Massa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Pinrang Bersatu (AMPB) menggelar aksi unjuk rasa di Kabupaten Pinrang, Senin (4/11). Aksi tersebut menuntut klarifikasi terkait pidato Rusdi Masse (RMS) pada acara Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di Pinrang yang diduga memicu kontroversi.

 

Massa AMPB memulai aksi mereka di Mapolres Pinrang, kemudian bergerak menuju kantor Bawaslu Pinrang, dan berakhir di kantor DPRD Kabupaten Pinrang. Kegiatan ini mendapatkan pengawalan ketat dari personel kepolisian untuk menjaga ketertiban.

 

Saat tiba di kantor DPRD, massa AMPB diterima oleh beberapa anggota DPRD Pinrang serta perwakilan Fraksi Nasdem. Dalam tanggapannya, anggota Fraksi Nasdem Karno HW menyampaikan permohonan maaf atas nama partai.

 

“Kami dari Fraksi Nasdem memohon maaf. Beliau [Rusdi Masse] tidak bermaksud menyinggung siapa pun. Sebelumnya, saat kampanye PSI, Pak RMS di akhir ucapannya juga telah menyampaikan permohonan maaf,” ujar Karno HW di depan massa aksi.

 

Juru Bicara DPW Partai NasDem Sulsel, Mustagim Musma, menambahkan bahwa gaya bahasa RMS merupakan bentuk komunikasi politik, tanpa niat untuk merendahkan pihak mana pun. “Ini murni bahasa politik yang mengungkap realitas atau fakta politik hasil pemilu kemarin,” jelasnya.

 

Meski demikian, Jenderal Lapangan AMPB, Yusran, berharap agar Rusdi Masse dapat menyampaikan permohonan maaf secara langsung dan pribadi kepada masyarakat Pinrang. “Intinya kami ingin Pak Rusdi Masse menyampaikan maaf langsung kepada masyarakat Pinrang dan Bapak Azhar Arsyad,” pungkas Yusran.

 

Lebih lanjut,Yusran menuturkan bahwa masyarakat Pinrang harus cerdas memilih pada 27 November mendatang imbas dari video viral pernyataan dari RMS yang merusak muruah masyarakat Pinrang.

 

“Masyarakat tahu siapa yang harus di pilih apalagi beredarnya video pernyataan RMS,” tuturnya.

Dilain sisi,Ketua Lembaga Pelaku Usaha Peternakan, Perikanan, dan Perkebunan Pinrang Amirullah Rahman menganggap bahwa video viral RMS yang merusak muruah masyarakat Pinrang.

 

“Ocehan dari RMS ini tidak kita terima karena menyakitkan masyarakat Pinrang,” ucapnya.

 

“RMS menganggap dirinya orang Pinrang dan satu-satunya dipilih oleh orang Pinrang. Padahal cuman segelintir orang,” anggap Amirullah.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *