Jakarta – Harapan masyarakat Sulawesi Selatan untuk memiliki Stadion Sudiang yang megah tampaknya harus tertunda. Proyek pembangunan stadion yang direncanakan di Kota Makassar itu dipastikan tidak masuk dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025.
Keputusan ini disampaikan oleh Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Andi Iwan Darmawan Aras, dalam rapat kerja bersama Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemenpu) di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (12/2/2025).
Andi Iwan menyoroti bahwa dari dua unit prasarana olahraga yang diajukan dalam anggaran Kemenpu, hanya satu yang diakomodasi, sementara Stadion Sudiang harus dikesampingkan akibat kebijakan efisiensi anggaran pemerintah pusat.
“Di sini (pagu anggaran Kemenpu) ada dua unit prasarana olahraga, tapi salah satunya tidak masuk, yaitu Stadion Sudiang,” ujar Andi Iwan dalam rapat yang disiarkan langsung oleh TV Parlemen.
Keputusan ini menimbulkan kekhawatiran mengenai kelangsungan proyek infrastruktur olahraga di Sulsel. Andi Iwan berharap pemerintah dapat meninjau kembali anggaran agar proyek ini tetap terealisasi.
“Mudah-mudahan Bapak Menteri dapat mengkondisikan agar dua kegiatan ini dapat menjadi tiga kegiatan di Sulsel, termasuk proyek Stadion Sudiang,” tambahnya.
Dengan absennya Stadion Sudiang dari APBN 2025, nasib proyek ini masih menggantung. Pemerintah daerah dan masyarakat olahraga Sulsel kini menanti langkah selanjutnya untuk memastikan stadion yang dinantikan ini tidak hanya menjadi wacana.
