Pinrang— UPT SMAN 7 Pinrang terus menegaskan komitmennya dalam menciptakan sekolah yang bersih dan berwawasan lingkungan melalui sebuah terobosan yang inovatif: Program Lapor Sampah. Program ini melibatkan seluruh elemen sekolah, khususnya siswa, untuk aktif memilah dan melaporkan sampah yang dihasilkan di lingkungan kelas mereka.
Melalui program ini, para siswa diberi tanggung jawab untuk mengumpulkan sampah terpilah seperti plastik, kertas, dan botol bekas, lalu melaporkannya ke Tempat Lapor Sampah (TLS) yang telah disediakan oleh pihak sekolah. Kegiatan ini dilakukan secara rutin setiap pekan, di mana jenis dan jumlah sampah yang dikumpulkan didokumentasikan sebagai bagian dari proses pembelajaran dan edukasi lingkungan.
Kepala UPT SMAN 7 Pinrang, Drs. Ikhwan Matu, M.Pd, menyampaikan apresiasi atas antusiasme para siswa dalam mengikuti program ini. Ia menekankan pentingnya menanamkan nilai-nilai kepedulian terhadap lingkungan sejak dini.
“Program ini tidak hanya mengajarkan siswa untuk peduli terhadap lingkungan, tetapi juga melatih sikap tanggung jawab, kejujuran, dan kedisiplinan. Ini adalah bentuk nyata pendidikan karakter di sekolah,” ujarnya.
Tak hanya siswa, para guru juga dilibatkan sebagai pendamping dan pengawas kegiatan. Peran mereka memastikan pelaksanaan program berjalan lancar dan sesuai dengan tujuan utama: mengurangi timbunan sampah serta menciptakan budaya hidup bersih dan peduli lingkungan.
Sebagai bentuk apresiasi, Kepala Sekolah juga menyampaikan terima kasih kepada Tim Lapor Sampah, yang telah bekerja dengan penuh dedikasi sehingga program ini berjalan baik dan memberikan dampak positif terhadap lingkungan sekolah.
Melalui kerja sama antara siswa, guru, dan pimpinan sekolah, SMAN 7 Pinrang menunjukkan bahwa pembentukan karakter cinta lingkungan bisa dimulai dari hal sederhana: memilah dan melapor sampah. Program ini menjadi bukti nyata bahwa perubahan besar bisa dimulai dari langkah kecil yang dilakukan bersama.
