Pinrang— UPT SMAN 7 Pinrang kembali mencatatkan prestasi membanggakan di bidang pendidikan. Pada tahun ajaran 2025/2026, sebanyak 159 siswa berhasil diterima di berbagai perguruan tinggi negeri dan institusi pendidikan tinggi favorit melalui sejumlah jalur seleksi nasional.
Ratusan siswa tersebut berhasil lolos melalui beberapa jalur penerimaan, yakni 35 siswa melalui Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), 69 siswa lewat jalur SPAN-PTKIN, 19 siswa diterima di Poltekkes, serta 35 siswa melalui Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT).
Keberhasilan itu menjadi bukti konsistensi SMAN 7 Pinrang dalam membina dan mendorong peserta didik untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Tak hanya itu, capaian tahun ini juga semakin spesial karena dua siswa berhasil menembus Fakultas Kedokteran, jurusan yang dikenal memiliki tingkat persaingan tinggi. Prestasi tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi sekolah sekaligus inspirasi bagi siswa lainnya.
Kepala UPT SMAN 7 Pinrang, Drs. Ikhwan Matu, mengaku bersyukur atas capaian para siswa yang berhasil lolos di berbagai perguruan tinggi favorit.
“Ini adalah hasil dari kerja keras siswa, dukungan orang tua, dan pendampingan para guru selama proses belajar. Kami bangga karena siswa SMAN 7 Pinrang mampu bersaing di tingkat nasional, bahkan ada yang berhasil diterima di Fakultas Kedokteran,” katanya.
Menurutnya, keberhasilan tersebut menjadi motivasi bagi seluruh peserta didik untuk terus meningkatkan kemampuan akademik dan berani memiliki cita-cita besar.
Sementara itu, Komite UPT SMAN 7 Pinrang, Palimari, S.Pd.I., M.Pd., turut memberikan apresiasi atas peningkatan jumlah siswa yang diterima di perguruan tinggi tahun ini. Ia menilai SMAN 7 Pinrang terus menunjukkan perkembangan positif sebagai sekolah yang mampu mencetak generasi unggul dan kompetitif.
Pihak komite juga menyatakan komitmennya mendukung berbagai program sekolah yang membuka peluang lebih luas bagi siswa untuk melanjutkan pendidikan, termasuk ke perguruan tinggi terbaik di dalam maupun luar negeri.
