Optimalisasi 9.228 Hektare Lahan, Pinrang Perkuat Produksi dan Ketahanan Pangan

PINRANG – Upaya memperkuat produktivitas pertanian dan ketahanan pangan terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Pinrang melalui pemanfaatan lahan secara optimal. Tahun 2026, sebanyak 9.228,19 hektare lahan di Kabupaten Pinrang kembali menjadi bagian dari Program Optimalisasi Lahan (Oplah).

Program tersebut menjadi salah satu langkah strategis dalam mendorong peningkatan pemanfaatan lahan pertanian sekaligus membuka peluang bagi petani untuk meningkatkan aktivitas produksi. Pelaksanaan program ini dibahas dalam Rapat Koordinasi dan Konsolidasi Pelaksanaan Teknis Kegiatan Optimalisasi Lahan Tahun 2026, Kamis (2/7).

Sekretaris Daerah Kabupaten Pinrang, A. Calo Kerrang, mengatakan optimalisasi lahan memberikan peluang untuk mengembalikan fungsi lahan yang selama ini belum dimanfaatkan secara maksimal agar dapat kembali memberikan nilai produktif bagi masyarakat.

Menurutnya, bertambahnya lahan yang dapat dikelola secara optimal diharapkan beriringan dengan peningkatan luas tanam dan hasil produksi pertanian. Kondisi tersebut pada akhirnya diharapkan memberikan dampak terhadap peningkatan pendapatan dan kesejahteraan petani.

“Program ini menjadi salah satu langkah strategis dalam meningkatkan produktivitas pertanian. Lahan-lahan yang selama ini belum tergarap secara optimal akan kembali dimanfaatkan sehingga memberikan nilai ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat, khususnya para petani,” ungkap A. Calo Kerrang.

Kabupaten Pinrang, lanjutnya, patut bersyukur kembali menjadi salah satu daerah penerima program dengan cakupan lahan mencapai 9.228,19 hektare. Keberlanjutan program tersebut sekaligus menunjukkan adanya perhatian terhadap penguatan sektor pertanian di daerah yang selama ini memiliki peran penting dalam mendukung ketersediaan pangan di Sulawesi Selatan.

A. Calo menambahkan, optimalisasi lahan tidak hanya diarahkan pada peningkatan produksi pertanian, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menjaga kesinambungan pasokan pangan. Dengan pemanfaatan lahan yang lebih maksimal, Kabupaten Pinrang diharapkan dapat terus memberikan kontribusi terhadap agenda swasembada pangan nasional.

Untuk memastikan pelaksanaannya berjalan sesuai sasaran, koordinasi dan kolaborasi antarpihak dinilai menjadi bagian penting dalam setiap tahapan program. Karena itu, Sekda Pinrang menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang selama ini telah mendukung pelaksanaan optimalisasi lahan di Kabupaten Pinrang.

Ia berharap sinergi yang telah terbangun dapat terus diperkuat sehingga program tersebut dapat terlaksana secara efektif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya para petani.

“Harapan kita tentu program ini tidak hanya meningkatkan luas tanam dan produksi pertanian, tetapi juga mampu menghadirkan kesejahteraan bagi para petani serta semakin memperkokoh posisi Kabupaten Pinrang sebagai salah satu lumbung pangan nasional yang terus berkontribusi bagi ketahanan pangan Indonesia,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *