KMP UNHAS Hadirkan Aksi Nyata melalui Pengabdian Masyarakat di Desa Sali-Sali

PINRANG — Kerukunan Mahasiswa Pinrang Universitas Hasanuddin (KMP UNHAS) menggelar Pengabdian KMP Nyata (PKN) 2026 di Desa Sali-Sali, Kecamatan Lembang, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan.

Kegiatan yang berlangsung selama lima hari, 8-12 Juli 2026, tersebut mengusung tema “Mengabdi Bersama KMP UNHAS dalam Mewujudkan Desa yang Berdaya melalui Pendidikan dan Pembangunan yang Berdampak Jangka Panjang.”

Kegiatan ini menjadi bentuk nyata komitmen mahasiswa dalam mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya melalui pengabdian kepada masyarakat.

Selama pelaksanaan kegiatan, KMP UNHAS menghadirkan sejumlah program yang menyasar berbagai bidang, mulai dari infrastruktur, pendidikan, lingkungan hingga kesehatan.

Di bidang infrastruktur, mahasiswa memasang lampu jalan berbasis panel surya di sejumlah titik strategis. Pemasangan fasilitas tersebut diharapkan dapat meningkatkan keamanan dan kenyamanan masyarakat sekaligus mendorong pemanfaatan energi terbarukan.

Sementara di bidang pendidikan dan lingkungan, KMP UNHAS memberikan edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) kepada siswa SDN 304 Pinrang. Kegiatan tersebut dilanjutkan dengan pelatihan pembuatan ecobrick dari limbah plastik sebagai upaya meningkatkan kesadaran siswa terhadap pentingnya kebersihan dan pengelolaan sampah.

Pada bidang kesehatan, KMP UNHAS berkolaborasi dengan Puskesmas Sali-Sali menggelar pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat.

Pemeriksaan tersebut meliputi tekanan darah, gula darah, kolesterol, dan asam urat. Warga juga mendapatkan konsultasi kesehatan serta obat sesuai hasil pemeriksaan.

Selain itu, dilakukan pengukuran tinggi dan berat badan anak sebagai bagian dari pemantauan tumbuh kembang. Anak-anak juga mendapatkan penyuluhan kesehatan gigi untuk menumbuhkan kebiasaan menjaga kesehatan gigi dan mulut sejak dini.

Ketua Umum KMP UNHAS, Riyan Bin Ajang, mengatakan kegiatan Pengabdian KMP Nyata merupakan wujud komitmen organisasi dalam menjalankan peran mahasiswa sebagai agen perubahan.

Menurutnya, mahasiswa tidak hanya dituntut untuk aktif dalam dunia akademik, tetapi juga diharapkan mampu memberikan kontribusi langsung bagi masyarakat.

Sementara itu, Pemerintah Desa Sali-Sali melalui Kepala Dusun Alloan, Jasman, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut.

Ia menilai berbagai program yang dilaksanakan KMP UNHAS memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Desa Sali-Sali.

Melalui PKN 2026, KMP UNHAS berharap semangat pengabdian, kolaborasi, dan kepedulian sosial di kalangan mahasiswa dapat terus tumbuh.

Kegiatan tersebut juga diharapkan menjadi langkah awal lahirnya berbagai inisiatif yang memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *