Panen di Tiroang Capai 11 Ton per Hektare, Pemkab Pinrang Dorong Penguatan Produktivitas Petani

PINRANG — Produktivitas pertanian di Kabupaten Pinrang kembali menunjukkan capaian positif. Panen perdana yang berlangsung di Kelurahan Samaturue, Kecamatan Tiroang, menghasilkan produksi padi sekitar 10 hingga 11 ton per hektare.

Capaian tersebut menjadi gambaran bahwa produktivitas lahan pertanian masih dapat dipertahankan di tengah kondisi musim kemarau yang berlangsung cukup panjang dan tantangan terhadap ketersediaan air.

Pengelolaan lahan yang baik, penerapan teknik budidaya yang tepat, serta ketekunan petani menjadi bagian penting dalam menjaga hasil produksi. Kondisi ini sekaligus memperlihatkan kemampuan petani dalam menyesuaikan pengelolaan pertanian dengan kondisi musim.

Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Pinrang, A. Sinapati Rudy, mengapresiasi hasil panen yang dicapai petani di Kelurahan Samaturue.

Menurutnya, produktivitas tersebut menjadi kabar baik bagi sektor pertanian Pinrang, khususnya dalam menjaga kesinambungan produksi pangan di tengah tantangan perubahan kondisi musim.

“Alhamdulillah, hasil ini tentu menjadi kabar baik bagi kita semua. Di tengah kondisi kemarau, petani masih mampu mempertahankan produktivitas yang tinggi. Ini tentu memberikan manfaat besar bagi petani sekaligus menjadi bagian dari upaya kita menjaga produksi pangan di Kabupaten Pinrang,” ungkap A. Sinapati Rudy saat menghadiri panen perdana di Kelurahan Samaturue, Kecamatan Tiroang, Selasa (8/9).

Ia menjelaskan, capaian tersebut tidak terlepas dari ketekunan petani dalam mengelola lahan, serta dukungan pendampingan tenaga penyuluh dan penerapan teknik budidaya yang dilakukan secara berkelanjutan.

Menurutnya, produktivitas yang tinggi perlu terus dijaga karena tidak hanya berkaitan dengan ketersediaan pangan, tetapi juga memiliki dampak langsung terhadap kondisi ekonomi petani.

Hasil produksi yang optimal diharapkan dapat memberikan nilai ekonomi yang lebih baik, meningkatkan pendapatan petani, sekaligus mendorong perputaran ekonomi masyarakat di wilayah pertanian.

Pemerintah Kabupaten Pinrang juga terus mendorong penguatan sektor pertanian melalui pendampingan kepada petani dan optimalisasi berbagai sumber daya yang tersedia. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga produktivitas sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.

“Pertanian merupakan salah satu sektor penting dalam menopang perekonomian masyarakat. Karena itu, produktivitas harus terus dijaga dan ditingkatkan melalui kerja sama antara pemerintah, penyuluh dan para petani,” lanjutnya.

Dengan capaian panen di Tiroang tersebut, pemerintah berharap kemampuan petani dalam mempertahankan produktivitas dapat terus berkembang. Selain memperkuat produksi pangan, keberhasilan tersebut diharapkan semakin mendukung kesejahteraan petani dan posisi Kabupaten Pinrang sebagai salah satu daerah penyangga pangan di Sulawesi Selatan.

Panen perdana tersebut turut dihadiri Camat Tiroang Ashar, unsur Forkopimcam, Lurah Samaturue A. Fatur, para penyuluh pertanian serta kelompok tani.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *