PINRANG — Penguatan kualitas pendidikan di Kabupaten Pinrang tidak hanya bergantung pada proses pembelajaran di ruang kelas, tetapi juga pada tersedianya data pendidikan yang akurat sebagai dasar dalam menentukan arah kebijakan.
Karena itu, Pemerintah Kabupaten Pinrang terus mendorong pengelolaan Data Pokok Pendidikan (Dapodik) yang semakin tertib, akurat dan dapat dipertanggungjawabkan. Data tersebut menjadi salah satu instrumen penting untuk membaca kondisi satuan pendidikan sekaligus menentukan kebutuhan intervensi pemerintah.
Hal tersebut disampaikan Bupati Pinrang H.A. Irwan Hamid, S.Sos saat memberikan sambutan pada Sosialisasi Pengelolaan Dapodik dan Penganugerahan Operator Dapodik dengan Data Terbaik Tahun 2026, Senin (14/9).
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Irwan memberikan apresiasi kepada para operator Dapodik yang selama ini menjalankan tugas pengelolaan data di tingkat satuan pendidikan.
Menurutnya, posisi operator memiliki arti penting karena informasi yang mereka kelola menjadi bagian dari proses perencanaan dan pengambilan kebijakan pendidikan, baik di tingkat daerah maupun pemerintah pusat.
“Kalau data yang dimasukkan salah, maka kegiatan, program, perencanaan hingga penilaian di tingkat dinas bahkan kementerian juga akan ikut salah,” ungkap Bupati Irwan.
Ia menegaskan, akurasi Dapodik tidak dapat dipandang hanya sebagai persoalan administrasi. Data yang tepat membantu pemerintah memperoleh gambaran mengenai kondisi nyata sekolah dan peserta didik sehingga dukungan yang diberikan dapat disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing satuan pendidikan.
Menurut Bupati Irwan, berbagai program pemerintah, termasuk dukungan anggaran untuk revitalisasi sekolah, membutuhkan basis data yang dapat dipercaya. Informasi tersebut menjadi salah satu bahan dalam menentukan sekolah yang membutuhkan pembangunan maupun perbaikan sarana dan prasarana serta bentuk dukungan pendidikan lainnya.
Karena itu, ia meminta Dinas Pendidikan memastikan setiap bantuan yang diterima dapat diarahkan kepada sekolah yang memang membutuhkan.
“Data yang baik akan menghasilkan perencanaan yang baik. Pada akhirnya, yang kita harapkan adalah program yang dilaksanakan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh sekolah, guru dan terutama anak-anak kita,” lanjutnya.
Di sisi lain, Bupati Irwan turut memberikan perhatian terhadap kondisi operator Dapodik yang memiliki beban kerja cukup besar. Menurutnya, tuntutan ketelitian dan tanggung jawab dalam mengelola data perlu diimbangi dengan perhatian terhadap keberadaan para operator, termasuk mereka yang masih berstatus non-ASN maupun honorer.
Ia meminta Dinas Pendidikan bersama Pemerintah Daerah terus mencermati kondisi tersebut serta mencari ruang penyelesaian sesuai ketentuan dan regulasi yang berlaku.
Selain ketepatan data, profesionalitas dalam menjalankan tugas juga menjadi perhatian. Bupati Irwan mengingatkan operator agar bekerja sesuai regulasi, memahami batas kewenangan dan menjaga tanggung jawab dalam setiap proses pengelolaan data.
Hal tersebut menjadi semakin penting karena data pendidikan berkaitan dengan berbagai program pemerintah, termasuk pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang dalam pelaksanaannya mendapat pengawasan dari berbagai pihak.
Bupati Irwan juga mendorong terbangunnya hubungan kerja yang harmonis antara operator, kepala sekolah, guru dan seluruh warga sekolah. Sinergi di tingkat satuan pendidikan dinilai penting agar pengelolaan data dapat berlangsung secara tertib dan mendukung pelaksanaan program pendidikan secara keseluruhan.
Sebagai bentuk penghargaan terhadap kinerja, Pemerintah Kabupaten Pinrang bersama Dinas Pendidikan juga terus memberikan apresiasi kepada operator yang mampu menunjukkan kualitas data terbaik. Penganugerahan tersebut diharapkan menjadi motivasi untuk membangun budaya kerja yang semakin teliti dan profesional.
Salah satu bentuk apresiasi yang disiapkan berupa paket umrah bagi operator berprestasi. Penghargaan tersebut diharapkan menjadi bentuk penghormatan atas kontribusi sekaligus pemacu bagi operator lainnya untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan data.
Bupati Irwan menilai, perkembangan teknologi dan tuntutan pelayanan publik membuat data pendidikan semakin memiliki posisi strategis. Karena itu, operator Dapodik diharapkan memahami bahwa pekerjaan mereka turut menjadi bagian dari proses pembangunan sumber daya manusia di Kabupaten Pinrang.
“Mari kita jaga kualitas data ini karena dari data inilah banyak kebijakan pendidikan ditentukan. Semakin baik datanya, semakin tepat pula program yang bisa kita hadirkan untuk masyarakat,” pungkasnya.
Melalui penguatan pengelolaan Dapodik, Pemerintah Kabupaten Pinrang berharap perencanaan pendidikan dapat semakin berbasis kondisi riil di lapangan. Dengan demikian, berbagai program dan dukungan yang diberikan pemerintah dapat diarahkan secara lebih tepat untuk memperkuat kualitas layanan pendidikan bagi sekolah, guru dan peserta didik.
