Tim Verifikasi Lomba Desa Ketahanan Pangan Sulsel Kunjungi Desa Bina Baru, Sidrap

Sidrap – Tim Verifikasi dan Penilai Lomba Desa Ketahanan Pangan Provinsi Sulawesi Selatan mengunjungi Desa Bina Baru, Kecamatan Kulo, Kabupaten Sidenreng Rappang, pada Jumat (4/10/2024). Kunjungan ini merupakan bagian dari rangkaian penilaian lomba desa ketahanan pangan tingkat provinsi.

 

Tim yang dipimpin oleh Hj. Iqmawati Hasyim disambut hangat di kantor Desa Bina Baru oleh sejumlah pejabat daerah. Hadir dalam kesempatan tersebut Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Muhammad, yang mewakili Pj. Bupati Sidrap, Kepala Dinas Kominfo Sidrap H. Bachtiar, Camat Kulo M. Fasrah Nur, serta Kepala Desa Bina Baru Dayadi.

 

Turut hadir pula Kepala Bidang Pembangunan dan Usaha Ekonomi Desa Dinas Pemdes PPA Sidrap Hj. Syahriyani, Kepala Bidang Ketahanan Pangan DTPHPKP Sidrap Nurmayani, Forkopimcam Kulo, OPD terkait, pengurus PKK, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya.

 

Dalam sambutannya, Muhammad Iqbal menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi atas kunjungan Tim Verifikasi. “Atas nama Pemerintah Kabupaten Sidrap, kami menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, khususnya Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Sulawesi Selatan, atas pelaksanaan lomba ini,” ungkapnya.

 

Iqbal juga berharap kegiatan ini dapat memotivasi desa-desa lainnya untuk meningkatkan ketahanan pangan. “Semoga kegiatan ini menjadi dorongan bagi desa-desa lain dalam mewujudkan ketahanan pangan di wilayah masing-masing,” tambahnya.

 

Sementara itu, Ketua Tim, Hj. Iqmawati Hasyim, menjelaskan bahwa lomba ini merupakan bagian dari program Dinas Ketahanan Pangan Sulsel yang bertujuan untuk meningkatkan semangat kreativitas dan partisipasi masyarakat dalam mewujudkan kedaulatan, kemandirian, dan ketahanan pangan.

 

“Program ini memberikan motivasi kepada aparatur pemerintah desa dan kabupaten untuk terus memacu wilayah mereka dalam mencapai ketahanan pangan yang berkelanjutan,” jelasnya.

 

Iqmawati menambahkan, melalui program ini diharapkan ketahanan pangan di pedesaan dapat terjaga, indeks ketahanan pangan meningkat, serta skor pola pangan harapan di kabupaten dan provinsi terus berkembang.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *