Pinrang – UPT SMAN 7 Pinrang sukses melaksanakan kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) pada 15 hingga 18 Juli 2025. MPLS tahun ini tak sekadar menjadi ajang orientasi bagi siswa baru, tetapi juga sarana pembentukan karakter, peningkatan wawasan, serta penguatan nilai-nilai kehidupan sejak dini.
Kegiatan berlangsung penuh makna dengan menghadirkan narasumber dari berbagai latar belakang profesional. Materi-materi yang disampaikan menyentuh isu-isu penting dan aktual di kalangan remaja, mulai dari kesehatan, pergaulan, hukum, hingga perencanaan masa depan.
Salah satu pemateri, Hasna, M.S.St. dari Puskesmas Mattiro Bulu, mengangkat isu krusial seputar Penyakit Menular Seksual (PMS) dan bahaya narkoba. Materi ini bertujuan menanamkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan diri serta menjauhi narkotika dan pergaulan bebas.
Sementara itu, Dr. Alamsyah Sa’ban Miru selaku Kepala Kantor Urusan Agama Kecamatan Mattiro Bulu, memberikan edukasi tentang pencegahan perkawinan anak. Ia menekankan pentingnya menunda pernikahan demi pendidikan, pertumbuhan pribadi, serta masa depan yang lebih baik.
Tak kalah penting, Kapolsek Mattiro Bulu AKP Irwan Kurniawan hadir membawakan materi tentang anti-perundungan (anti-bullying) dan pencegahan judi online, dua fenomena yang kini kian marak di kalangan remaja. Harapannya, siswa mampu menumbuhkan sikap saling menghargai dan memiliki kesadaran hukum sejak dini.
Kepala UPT SMAN 7 Pinrang, Drs. Ikhwan Matu, M.Pd., mengungkapkan apresiasinya terhadap para narasumber yang telah berkontribusi dalam kegiatan MPLS tahun ini.
“Kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pemateri yang telah meluangkan waktu dan berbagi ilmu yang sangat bermanfaat. Materi yang disampaikan bukan hanya sebatas teori, tapi bekal hidup untuk membentuk karakter dan masa depan anak-anak kami,” ujar Ikhwan.
Ia menegaskan bahwa MPLS bukan hanya soal pengenalan lingkungan sekolah, tapi juga penguatan nilai-nilai kehidupan melalui sinergi antar-lembaga.
“Melalui kolaborasi dengan instansi kesehatan, keagamaan, dan kepolisian, kami ingin menyuguhkan pendidikan yang menyentuh hati dan menumbuhkan kesadaran. Semoga ilmu yang diperoleh selama MPLS menjadi cahaya penerang bagi langkah mereka ke depan,” tambahnya.
