Dukung Swasembada Pangan Nasional, Pemerintah Kabupaten Pinrang Terima Penghargaan dari Korem 142/Tatag

PINRANG – Kabupaten Pinrang kembali mempertegas posisinya sebagai salah satu lumbung pangan nasional utama di Provinsi Sulawesi Selatan. Berkat komitmen berkelanjutan dalam meningkatkan produktivitas sektor pertanian, Pemerintah Kabupaten Pinrang menerima penghargaan bergengsi dari Komandan Resor Militer (Korem) 142/Taro Ada Taro Gau (Tatag).

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Komandan Distrik Militer (Dandim) 1404/Pinrang, Letkol Czi Imam Subekti, kepada Bupati Pinrang, H.A. Irwan Hamid, S.Sos, sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi nyata daerah dalam mendukung program Swasembada Pangan Nasional yang dicanangkan oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.


Apresiasi Atas Kebijakan Pro-Petani

Dalam penyampaiannya, Dandim 1404/Pinrang Letkol Czi Imam Subekti mengungkapkan bahwa penghargaan ini merupakan pengakuan atas peran aktif Bupati Pinrang dalam mendorong mekanisasi dan produktivitas pertanian. Kebijakan yang dihadirkan pemerintah daerah dinilai konsisten dan berpihak pada kesejahteraan masyarakat bawah.

“Keberhasilan mencapai swasembada pangan tidak lepas dari dukungan pemerintah daerah yang konsisten menghadirkan kebijakan berpihak kepada petani, mulai dari pengelolaan lahan, pendampingan, hingga penguatan sinergi lintas sektor,” ujar Letkol Czi Imam Subekti.

Ia menambahkan, upaya terintegrasi ini tidak hanya mendongkrak komoditas hasil panen lokal, tetapi juga bermuara pada penguatan ketahanan pangan di tingkat regional dan nasional.


Sinergitas Antarlini Menjadi Kunci Keberhasilan

Merespons penghargaan tersebut, Bupati Pinrang H.A. Irwan Hamid, S.Sos menyampaikan rasa terima kasih dan menegaskan bahwa capaian ini bukanlah kerja individu, melainkan buah dari sinergitas yang kuat di bumi Bumi Lasinrang.

Menurut Bupati Irwan, keberhasilan ini didorong oleh kolaborasi harmonis antara:

  • Pemerintah Daerah dan Perangkat Daerah Terkait (Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan).
  • Unsur Forkopimda (termasuk TNI/Polri yang aktif melakukan pendampingan teritorial).
  • Para Petani lokal sebagai ujung tombak produksi di lapangan.

Muara Utama: Kesejahteraan Petani dan Stabilitas Harga

Lebih lanjut, Bupati Irwan menegaskan bahwa target akhir dari peningkatan produktivitas ini adalah kesejahteraan para petani itu sendiri. Jika produktivitas terjaga, maka ketersediaan pangan melimpah dan harga di pasar domestik akan jauh lebih stabil.

Indikator Keberhasilan yang Saling Terkait:

Produktivitas Pertanian Meningkat⟶Kesejahteraan Petani Membaik⟶Ketahanan Pangan Nasional Kuat

“Petani adalah ujung tombak ketahanan pangan. Ketika petani sejahtera, maka ketahanan pangan daerah dan nasional akan semakin kuat. Inilah manfaat besar yang ingin terus kita jaga dan tingkatkan,” pungkas Bupati Irwan.

Melalui momentum penghargaan ini, Pemerintah Kabupaten Pinrang optimistis dapat terus konsisten menjadi daerah penyangga pangan nasional sekaligus mewujudkan sektor pertanian yang maju, mandiri, dan berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *